Loading...
Menyiapkan halaman Anda
Panduan · Developer
Panduan langkah demi langkah: kita akan membuat satu plugin token dan memakainya untuk menyambungkan platform populer (mis. WordPress) ke akunmu — tanpa coding. Lengkap dengan gambar layarnya.
Panduan ini untuk akun Bisnis (B2B) dan Pemerintah (B2G). Plugin token dipakai untuk menyambungkan platform populer yang sudah punya plugin siap pakai — sehingga integrasi tidak perlu coding dari nol.
Pakai panduan ini saat: kamu ingin platform lain (mis. toko atau formulir berbasis WordPress) terhubung ke akunmu, tapi tidak ingin (atau belum perlu) menulis kode integrasi sendiri lewat API.
Plugin token vs API key. Plugin token cukup ditempelkan ke pengaturan plugin — tanpa coding. API key dipakai bila kamu menulis integrasi sendiri. Pilih plugin token bila platformmu sudah didukung.
Semua plugin token dikelola di satu halaman: Plugin Tokens. Perhatikan gambar di bawah. Yang perlu kamu kenali:

Pada sidebar kiri, cari grup menu DEVELOPER, lalu klik Plugin Tokens. Halaman terbuka menampilkan daftar token yang sudah ada.
Klik tombol buat token baru. Beri nama yang jelas (mis. Toko WordPress), lalu salin token yang muncul — akan ditempelkan ke plugin sebentar lagi.
Buka platform tujuan (mis. situs WordPress toko), lalu pasang plugin penghubung yang sesuai. Daftar plugin yang didukung ada di halaman Integrasi.
Buka pengaturan plugin yang baru dipasang, tempelkan token dari Langkah 2, lalu simpan. Plugin langsung terhubung ke akunmu — data mengalir tanpa kamu menulis kode.
Plugin token-mu bekerja benar bila:
Platform saya belum ada pluginnya, bagaimana?
Kalau platform tujuan belum punya plugin siap pakai, integrasi bisa dilakukan lewat API dan webhook oleh tim teknis. Lihat panduan API Keys dan Webhooks.
Apakah perlu coding untuk pakai plugin?
Tidak. Kamu cukup memasang plugin dan menempelkan token — tanpa menulis kode.
Plugin apa saja yang didukung?
Antara lain plugin untuk toko dan formulir berbasis WordPress. Daftar terkini ada di halaman Integrasi.
Token plugin saya bocor, apa yang harus dilakukan?
Token plugin bersifat rahasia. Bila bocor atau plugin dicopot, cabut token itu dari menu Plugin Tokens lalu buat yang baru dan tempelkan ulang ke plugin.
Apa beda plugin token dengan API key?
Plugin token cukup ditempel ke pengaturan plugin yang sudah jadi — tanpa coding. API key dipakai bila kamu menulis integrasi sendiri ke sistemmu.
Begini plugin token dipakai menghubungkan platform tanpa coding di berbagai bidang.
Formulir permintaan penawaran berbasis WordPress disambungkan lewat plugin token — tiap calon klien yang mengisi formulir langsung masuk ke percakapan.
SelengkapnyaPortal layanan berbasis WordPress instansi disambungkan lewat plugin token agar pengajuan warga otomatis diteruskan ke kanal chat petugas.
SelengkapnyaUpdate produk, tips CS AI, dan studi kasus pelanggan — langsung ke inbox Anda.
Maksimal 1 email/minggu. Bisa unsubscribe kapan saja.
© 2026 PT Tanyakan Asisten Interaktif
Dibuat di Indonesia, untuk Indonesia 🇮🇩
Made with ❤️ for Indonesia
Kepatuhan & Keamanan