Loading...
Menyiapkan halaman Anda
Panduan · Channel & Integrasi
WhatsApp adalah channel paling dicari pelanggan Indonesia. Panduan ini menuntunmu menyambungkannya langkah demi langkah — sampai pesan masuk dijawab bot otomatis.
Panduan ini untuk semua jenis akun — UMKM (B2C), Bisnis (B2B), dan Pemerintah (B2G). WhatsApp cocok dipakai siapa pun yang ingin melayani pelanggan lewat saluran chat yang paling familier di Indonesia.
Pakai panduan ini saat: kamu baru pertama kali menyiapkan bot, ingin menambah nomor WhatsApp baru, atau perlu menyambungkan ulang nomor yang terputus.
Sebelum mulai, kenali dua metode supaya kamu memilih yang pas:
Untuk mayoritas pengguna baru, mulai dari scan QR — bisa pindah ke Cloud API kapan saja kalau kebutuhan tumbuh.
Semua saluran chat dikelola di satu halaman: Channels. Di sinilah kamu menambah, memantau status, dan memutus saluran. Perhatikan gambar di bawah.

Tiap channel di halaman ini punya indikator status: hijau berarti terhubung dan siap melayani, warna lain berarti perlu tindakan (misalnya scan ulang).
Pada sidebar kiri, buka grup SALURAN & TIM → Channels. Halaman daftar saluran terbuka. Klik tombol + Tambah Channel di pojok kanan atas.
Pada pilihan jenis channel yang muncul:
HP yang dipakai cukup dibiarkan menyala dan terhubung internet. Kalau suatu saat status terputus (misalnya HP mati lama), cukup buka channel itu lalu scan ulang QR — riwayat percakapan tidak hilang.
Channel WhatsApp berhasil tersambung bila:
Metode mana yang sebaiknya dipilih?
Untuk mayoritas UMKM dan bisnis menengah, scan QR sudah cukup dan paling cepat. Pilih Cloud API kalau butuh volume sangat tinggi atau memang harus memakai jalur resmi Meta.
Bisa pasang beberapa nomor WhatsApp?
Bisa. Tiap nomor ditambahkan sebagai channel terpisah lewat tombol "+ Tambah Channel". Jumlah channel aktif mengikuti batas paket langgananmu.
Kenapa pesan broadcast diberi jeda?
Mengirim banyak pesan dalam waktu sangat singkat berisiko membuat nomor diblokir WhatsApp. Fitur Broadcast bawaan sudah menambahkan jeda otomatis agar lebih aman.
Kalau HP mati, apakah riwayat chat hilang?
Tidak. Riwayat percakapan tersimpan aman di dashboard. Saat HP menyala lagi dan channel terputus, cukup scan ulang QR — percakapan tetap utuh.
Apakah saya masih bisa pakai WhatsApp di HP seperti biasa?
Bisa. Scan QR bekerja seperti WhatsApp Web — nomor tetap aktif di HP, dan botmu melayani lewat perangkat tertaut.
Lihat bagaimana WhatsApp dipakai melayani pelanggan di berbagai bidang.
Bot membalas chat WhatsApp soal menu, jam buka, dan pesan-antar — pesanan masuk lancar tanpa admin kewalahan.
SelengkapnyaPasien bertanya jadwal dokter dan biaya layanan lewat WhatsApp, dijawab otomatis kapan saja.
SelengkapnyaWarga menanyakan syarat surat dan layanan desa lewat WhatsApp tanpa harus datang ke kantor.
SelengkapnyaUpdate produk, tips CS AI, dan studi kasus pelanggan — langsung ke inbox Anda.
Maksimal 1 email/minggu. Bisa unsubscribe kapan saja.
© 2026 PT Tanyakan Asisten Interaktif
Dibuat di Indonesia, untuk Indonesia 🇮🇩
Made with ❤️ for Indonesia
Kepatuhan & Keamanan