Loading...
Menyiapkan halaman Anda
Panduan · Layanan Pelanggan
Untuk masalah yang tak selesai dalam satu chat. Panduan ini menuntunmu membuat tiket bernomor, melacak statusnya, sampai pelanggan bisa mengecek sendiri perkembangannya.
Panduan ini untuk akun Bisnis (B2B) dan Pemerintah (B2G). Fitur Tiket mengubah keluhan atau permintaan yang rumit menjadi kasus bernomor yang ditindaklanjuti sampai tuntas. Akun UMKM (B2C) tidak menampilkan menu ini — percakapan biasa di Inbox sudah cukup.
Pakai panduan ini saat: ada keluhan, permintaan, atau kasus teknis yang tidak selesai dalam satu chat dan butuh ditangani beberapa hari — supaya tidak ada yang "hilang di tumpukan chat".
Semua kasus dikelola di satu halaman: Tiket. Perhatikan gambar di bawah.
Yang perlu kamu kenali di halaman ini:
TKT-00042), status (Baru → Sedang Ditangani → Selesai), dan prioritas (rendah sampai tinggi/mendesak).
Pada sidebar kiri, cari grup menu LAYANAN PELANGGAN, lalu klik Tiket. Halaman daftar tiket terbuka, menampilkan semua kasus beserta statusnya.
Cara termudah membuat tiket adalah langsung dari Inbox:
TKT-00042), status awal Baru, dan kamu bisa mengatur prioritasnya.Sampaikan nomor tiket ke pelanggan supaya mereka bisa memantaunya sendiri, mis. "Komplain Bapak sudah kami catat dengan nomor TKT-00042."
Selama kasus ditangani, buka tiket itu dan perbarui status-nya:
Sesuaikan juga prioritas bila perlu. Gunakan prioritas dengan jujur — kalau semua tiket ditandai "mendesak", prioritas kehilangan makna.
Pelanggan tidak perlu bertanya berulang kali soal perkembangan. Mereka bisa membuka halaman cek tiket publik, lalu memasukkan nomor tiket beserta kontaknya untuk melihat status terkini. Halaman ini dirancang agar data tiket tidak bisa diintip orang lain — butuh nomor tiket dan kontak yang cocok.
Sistem tiket-mu bekerja bila:
Apa beda percakapan dan tiket?
Percakapan adalah chat yang sedang berlangsung. Tiket adalah catatan kasus yang perlu ditindaklanjuti dan punya status — cocok untuk keluhan atau permintaan yang penyelesaiannya butuh waktu.
Bagaimana pelanggan mengecek status tiketnya?
Lewat halaman cek tiket publik. Pelanggan memasukkan nomor tiket beserta kontaknya untuk melihat status — dirancang agar data tidak bisa diintip orang lain.
Fitur Tiket ada di akun UMKM?
Tiket ditujukan untuk akun Bisnis (B2B) dan Pemerintah (B2G). Akun UMKM cukup memakai percakapan biasa di Inbox.
Apakah nomor tiket dibuat otomatis?
Ya. Tiap tiket mendapat nomor urut otomatis (mis. TKT-00042) yang berurutan untuk workspace-mu — kamu tidak perlu menomori manual.
Bisakah tiket dibuat tanpa lewat percakapan?
Cara paling umum adalah dari percakapan di Inbox karena data pelanggan terisi otomatis. Daftar tiket dikelola sepenuhnya dari halaman Tiket.
Begini Tiket dipakai melacak kasus sampai tuntas di berbagai bidang.
Keluhan servis yang belum tuntas dicatat sebagai tiket bernomor — pelanggan memantau perkembangan perbaikan tanpa bolak-balik bertanya.
SelengkapnyaPermohonan dan keluhan warga dikelola sebagai tiket berstatus jelas, dan pemohon mengeceknya sendiri lewat nomor berkas.
SelengkapnyaAduan masyarakat ditindaklanjuti sebagai tiket dari "Baru" sampai "Selesai" — tidak ada laporan yang hilang di tumpukan chat.
SelengkapnyaUpdate produk, tips CS AI, dan studi kasus pelanggan — langsung ke inbox Anda.
Maksimal 1 email/minggu. Bisa unsubscribe kapan saja.
© 2026 PT Tanyakan Asisten Interaktif
Dibuat di Indonesia, untuk Indonesia 🇮🇩
Made with ❤️ for Indonesia
Kepatuhan & Keamanan